_Berbagi Dengan Penuh Ikhlas_

Blogger

Friday, April 26, 2013

10 Peringkat Linux Terbaik Dengan Kelebihan Dan Kekurangannya


10 Peringkat Linux Terbaik

Berikut macam-macam Linux sesuai peringkatnya :
  1. Mint
  2. Mageia
  3. Ubuntu
  4. Fedora
  5. OpenSUSE 
  6. Debian
  7. Arch
  8. PCLinuxOS
  9. CentOS
  10. Pupy
Mau tau kelebihan dan kekurangan apa saja dari kesepuluh Linux tersebut, saya akan menjelaskan sedikit saja mengenai kesepuluh Linux tersebut sbb :
  • Mint 
    •  Kelebihan Linux Mint 
      • Penggunaannya memudahkan user karena mint merupakan turunan dari ubuntu jadi toolsnya pun hampir sama dengan ubuntu.
      • Proses instalasi terbilang mudah.
      • Biasanya space yang dibutuhkan untuk memasang Linux Mint tidak terlalu besar.
      • Tampilannya menarik dan elegant.
      • Merupakan Linux yang banyak dipergunakan kebanyakan orang.
    • Kekurangan Linux Mint 
      • Sedikit rumit dalam proses instalasi program atau aplikasi tertentu.
      • Pemilihan software/aplikasi yang kurang memadai untuk Mint sehingga kebanyakan software yang di pasang di linux satu ini sering mengalami hang atau not responding itu menurut artikel yang saya baca :)
      • Terkadang linux yang satu ini selalu rilis update an terbaru jadi sedikit membingungkan.
  • Mageia
 
    • Kelebihan Mageia
      • Salah satu 10 diantara linux yang terpopuler.
      • Terbilang linux baru yang sukses karena tahun 2010 linux yang satu ini hadir sudah memiliki pengguna terbanyak.
      • Merupakan Linux yang penggunaan memorinya lebih hemat.
      • Memiliki dukungan dalam proses instalasi aplikasi/software apa pun.
      • Menurut artikel yang saya baca linux yang satu ini memiliki banyak dukungan untuk software multemidia seperti PulseAuduo 2.0, Firebird, MariaDB dsb.
    • Kekurangan Mageia 
      • Sejauh yang saya tahu linux ini sedikit rumit pada saat proses instalasi sofrware atau perangkat lunak.
  • Ubuntu
 
    • Kelebihan Ubuntu
      • Linux yang banyak digunakan atau dibisa dibilang linux terpopler.
      • Memiliki banyak dukungan software.
      • Memiliki banyak turunan yang salah satunya bisa dibilang hampir mirip dengan tampilan windows.
      • Mudah dioperasikan.
      • Instalasi yang mudah dan terbilang cepat.
      • Ubuntu hampir kompatibel dengan software-software baru.
    • Kekurangan Ubuntu 
      • Sedikit membingungkan user dalam tampilan interfacenya apalagi dari awal pengenalan sistem operasi Windows lah yang sering digunakan saya juga akui itu. hehehe.....
      • Walau proses instalasinya mudah tapi terkadang kita harus menambahkan fitur tertentu agar ubuntu dapat digunakan secara sempurna.
      • Terkadang banyak software yang tidak mendukung untuk linux yang satu ini.
  • Fedora
    • Kelebihan Fedora
      • Memiliki fitur yang menarik.
      • Memiliki paket keamanan SELinux (Security Enhanced Linux).
      • Memiliki support yang baik bagi tools konfigurasunya.
      • Instalasi terbilang mudah. 
    • Kekurangan Fedora 
      • Sedikit rumit untuk digunakan.
      • Kurang mendapat dukungan peragkat multemedia.
  • OpenSUSE
 
    • Kelebihan OpenSUSE
      • Banyak dukungan perangkat lunak yang memadai.
      • Mudah di update.
      • Aman atau bebas dari virus.
      • Jika anda pilih yang berbayar linux yang satu ini terbilang murah.
      • Stabil dalam mengatur perangkat keras yang digunakan.
    • Kekurangan OpenSUSE
      • Instalasi sedikit rumit.
      • Beberapa perangkat keras tidak support dengan linux yang satu ini. 
  • Debian
 
    • Kelebihan Debian
      • Mudah untuk upgrade.
      • Instalasi didukung juga dengan menggunakan UnetBootin.
      • Open source sama dengan linux kebanyakan.
    • Kekurangan Debian
      • Walau telah terinstal seringkali belum dapat digunakan secara sempurna.
      • Sering terjadi kegagalan dalam proses instalasi.
      • Kurang banyak installer atau penggunanya.
      • Rumit dan sulit untuk dikonfigurasikan pada saat instalasi.
  • Arch
    • Kelebihan Arch
      • Fleksibel, simple dan mudag dioperasikan.
      • Instalasi tidak terlalu rumit.
      • Mudah untuk dikembangkan.
    • Kekurangan Arch
      • Kurang installer linux kebanyakan walau sebenarnya linux yang satu ini merupakan linux yang populet.
      • Minimnya dukungan perangkat keras juga aplikasi-aplikasi yang ingin digunakan.
  • PCLinuxOS
 
    • Kelebihan PCLinuxOS
      • Dapat diremaster tanpa harus melakukan proses instalasi ulang.
      • Menarik dan lebih sederhana.
      • Saat booting anda dapat memilih bootloader yang memiliki aneka pilihan dan dapat diletakkan dimana saja 
    • Kekurangan PCLinuxOS
      • Instalasi sedikit rumit.
      • Tidak disertakan office, namun anda bisa dimodifikasi atau memasang LibreOffice untuk keperluan office.
  • CentOS
    • Kelebihan CentOS
      • Instalasi mudah dapat juga menggunakan UnetBootin.
      • Didukung oleh Cpanel.
      • Kompatible dengan RH.
    • Kekurangan CentOS
      • Tampilan kurang menarik.
      • Terlalu bergantung pada distri RH. 
      • Minimnya dukungan perangkat keras maupun aplikasi-aplikasi yang tersedia.
  • Pupy
    • Kelebihan Pupy
      • Linux live CD dengan space kecil.
      • Sederhana tapi menarik.
      • Instalasi mudah.
    • Kekurangan Pupy
      • Kurang penggunanya dibanding linux pada umumnya.
      • Tampilannya standart.
Share this post
  • Share to Facebook
  • Share to Twitter
  • Share to Google+
  • Share to Stumble Upon
  • Share to Evernote
  • Share to Blogger
  • Share to Email
  • Share to Yahoo Messenger
  • More...

3 comments

  1. nuhun infona sangat bermanfaat..., salam opensource.. :>)

    ReplyDelete
  2. wow bagus............. kalau di laptop saya pake Windows 7, Linux Puppy, Debian, dan Fedora. (c) (h) =p~ (m)

    ReplyDelete
    Replies
    1. waw banyak sekali os nya. itu satu leptop apa 5 leptop bang yoga?

      Delete

:) :-) :)) =)) :( :-( :(( :d :-d @-) :p :o :>) (o) [-( :-? (p) :-s (m) 8-) :-t :-b b-( :-# =p~ :-$ (b) (f) x-) (k) (h) (c) cheer

 
Posts RSSComments RSSBack to top
© 2011 Ramdani Fitrian ∙ Designed by BlogThietKe
Released under Creative Commons 3.0 CC BY-NC 3.0